Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan potensi emas yang masih disimpan 'di bawah bantal' oleh masyarakat sangat besar, mencapai 1.800 ton.hak konsumen
Indonesia dan Jerman perkuat kemitraan ekonomi di sektor energi terbarukan, semikonduktor, dan pendidikan vokasi, membuka peluang investasi baru.
Dalam penyelidikan, aparat bahkan menemukan sebuah brankas berisi uang yang jika dikonversikan ke nilai sekarang setara sekitar Rp4,14 miliar.